Ayam Potong Dan Ayam Kampung

Ayam Potong Dan Ayam Kampung

Ayam Potong Dan Ayam Kampung


Apa beda Ayam potong dengan ayam kampung? Beda cara perlakuannya dan daging serta karakternya.

Ayam potong diperlakukan dengan istimewa.
# Disiapkan makannya, minumnya. DiMANJA, tanpa usaha.

Hasilnya..

# ayam cepat gemuk tapi lemah, kalau dikeluarkan dari kandang jadi setress, rentan thdp penyakit, tak pandai cari makan sendiri, gerakannya lamban, jd ayam pamalas.

Kalau ayam kampung itu dari kecil bersama induknya. Diajari cari makan sendiri.

Hasilnya..

Ketika disapih sama induknya dia sudah bisa cari makan sendiri, gesit, sehat dan lebih lincah.

#Ada anak yang pola asuhnya di MANJA seperti ayam potong.

Anak tak pernah merasakan proses masak, tahunya sudah siap dimeja. Tak pernah merasakan mencuci, menyeterika, tahunya tinggal ambil di lemari. Tak pernah merasakan proses membersihkan rumah, tahunya rumah bersih dan rapi.

BACA JUGA :  Ayam Dalam Guyonan

Anak tak boleh capek. Anak hanya ditugaskan belajar saja. Bekerja itu tidak dianggap sebagai proses belajar. Akibatnya anak sangat tergantung pd orang lain, jauh dari kemandirian. Mungkin anak cepat gemuk ilmunya, tapi setress ketika jauh dari orang tua.

#Ada anak yang pola asuhnya diMENTORING seperti ayam kampung.

Anak ikut merasakan/melakukan proses menyajikan makanan, merapikan dan membersihkan rumah, mencuci dan menyeterika baju dg pendampingan bersama orang tuanya.

Belajar bukan hanya membaca buku, menulis dan menghafal tapi juga BELAJAR MELAKUKAN. Learning by doing.

Hasilnya anak memiliki karakter mandiri, kreatif, tangguh, bisa hidup dimana saja.

Santri masak sendiri, mencuci sendiri, menjaga kebersihan (masjid, asrama, toilet, ruang belajar)  sendiri. Semua dimentoring bahkan ada TRAINING TOILET...

Insyaallah sebentar lagi mulai diajari tanam sayur sendiri, beternak sendiri...

Harapannya menghasilkan PEMUDA MUSLIM Yang..
# Tangguh
# Militan
# Mandiri
# Bertanggung jawab
# Kreatif

Siap mengemban KEJAYAAN ISLAM Insyaallah


Penanggung jawab
Ust Yusuf Iskandar.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 Comments: