Takdir Yang Bernama Cinta

Takdir Yang Bernama Cinta

Wakhidahmad.com - Hujan musim semi sepanjang malam, mengingatkan pada banyaknya kenangan. Melewati musim semi yang indah mencuci debu membasahi pikiran gundah meninggalkan sentuhan dingin. 

Semilir angin musim semi memuntir lengan baju masa lalu yang harum di atas kertas putih. Waktu yang beralalu secepat kilat, kelopak diam-diam mekar dengan bergantinya musim. 

Pertemuan dan perpisahan di jalan kehidupan adalah bentang alam yang digulung dan tersebar dalam kehidupan. Beberapa bertemu ditakdirkan untuk prihatin. Beberapa masa lalu, ditakdirkan untuk melupakan. 

Mungkin kita tidak bisa mengubah keadaan hidup kita, tetapi kita bisa memilih untuk menghargai.

Cinta bukan sekedar roh tetapi juga pemberian. Itu adalah penghargaan dari satu hati untuk yang lain dan harapan satu emosi untuk yang lain. Berasal dari cinta, dimulai dengan cinta, namun memancarkan aroma samar.

Memahami makna cinta bukanlah masalah membedakan, namun penyatuan   Perbedaan dan mencari tahu satu sama lain. Juga pemahaman antar hati semacam induksi dan pemahaman diam-diam dari hati satu sama lain. 

Jika kau mengerti, tolong kau hibur Aku ketika aku bersedih. Jika kau mengerti, tolong temani aku  ketika aku kesepian. Jika kau mengerti, tolong beri aku  senyum ketika agar aku ikut tertawa. Jika kau mengerti, silakan berada di dalam diriku ini, Beri aku bantuan saat aku tak berdaya. 

Orang yang mencintaimu akan meletakkan tanganmu di tanganku. Orang yang mencintaimu akan menghargaimu. Karena dia tahu secara mendalam bahwa satu sama lain adalah Nasib.

Cinta itu seperti mata air yang subur di pegunungan yang terjal dan curam. Dengan kehangatan jiwa yang jernih dan manis seperti sentuhan hijau dedaunan  di awal musim semi, segar dan alami. Cinta, pelukan langit biru dan awan putih, angin sepoi-sepoi dan aroma bunga.

Ada sedikit hujan musim semi itu bersenggama dengan sinar matahari di pagi hari. Cinta adalah sentuhan merah didalam debu putih. Hujan musim semi menyapu debu di antara bayangan bunga apricot. Penantian di samping gunung hijau dan air jernih  di sisi jembatan yang rusak di luar tiang.

Kebahagiaan terbesar dalam hidup adalah menemukan bahwa orang yang kita cintai kebetulan mencintai diri kita. Ketika hidup bergelombang di antara sepasang kekasih, dia akan menyembuhkan perubahan-perubahan dengan kelembutan.

Dia akan menghapus kelelahan di wajahmu dengan kehangatan, menyalakan lampu itu untukmu dengan cinta dan membiarkanmu pulang.

Sungai kehidupan dipenuhi karena takdir, itu karena cinta. Ada pertemuan di dunia yang tidak sejalan, tetapi di hatiku, aku menggunakan pena waktu untuk menulis pertemuan paling indah didalam hati.

Aku menggunakan waktu bertahun-tahun untuk membuat catatan menghargai pertemuan pertama. Karena aku mengerti cinta, aku memaafkan, karena aku mengenal satu sama lain, aku menghargainya.

Cinta itu indah karena dihargai. Kasih sayang itu lembut karena saling ketergantungan. Hidup memiliki banyak keindahan tetapi Akan terus menghilang. Bertahun-tahun memiliki banyak gaharu tetapi tidak mengerti koleksi.

Ketika angin naik, akan ada lengan halus penuh wewangian. Ketika hujan turun, akan ada luapan perasaan sejati. Akan selalu ada sinar matahari pada hari-hari dingin di mana ada cinta akan ada aroma bunga. 

Hidup tidak perlu rumit meskipun sederhana, hidup tidak perlu menjadi makmur. Ketika bunga-bunga jatuh pada akhir musim semi, tidak ada yang tahu siapa yang akan berkeliaran untuk mendapat sentuhan matahari terbenam, menghargai nasib, dan kemudian tahu bahwa itu akan mudah bertemu.

Gunakan ritme senyum untuk menemani setiap musim. Berjalanlah melewati setiap titik merah dengan acuh tak acuh. Jangan mencari kemakmuran yang mulia tetapi carilah pemandangan yang tenang dan damai. Di hatik, itu adalah pelabuhan terindah dalam hidup.

Selama bertahun-tahun berlalu, akan selalu ada pemandangan yang mekar untuk kita. Akan selalu ada seseorang yang mengenal kita dingin dan hangat dan memahami suka dan duka. Mencoba untuk mengambil tetapi menjadi lebih ilusi. Berpikir seseorang yang dapat mengubah air menjadi air mata.

Mencintai seseorang adalah mengubah air mata menjadi darah. Kita memilikinya dalam mimpi kita, kita dalam mimpinya, sering bertemu dalam mimpi dan kita akan bahagia di hati kita. 

Bahkan jika kita sendirian, bahkan jika kita merasa bahwa semua orang telah mengkhianati kita. Kita adalah satu-satunya di dunia dan kita tidak akan merasa kesepian. Karena selalu ada hati bersamamu, sepasang mata diam-diam memperhatikanmu dan mengagumimu. 

Dalam angin dan hujan, dia akan memegang payung di hatimu. Dalam kegelapan, dia akan menyalakan pelita di hatimu. Ketika dia sedih, dia tanpa lelah akan menghiburmu. Ketika dia menangis, dia akan memberimu hati. Ketika dia lelah, ada pundaknya untuk bersandar. Ketika dia ada di sini, kita akan merasa hangat dan merasakan cinta yang mendalam. Ketika dia pergi, kita akan peduli padanya.

0 Response to "Takdir Yang Bernama Cinta"

Post a Comment